Banyuwangi Kembali Raih Penghargaan JDIHN Terbaik 2021 Kemenkumham

    Banyuwangi Kembali Raih Penghargaan JDIHN Terbaik 2021 Kemenkumham
    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memberkan penghargaan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi Mujiono di Jakarta.

    Banyuwangi - Kabupaten Banyuwangi kembali meraih penghargaan sebagai anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) 2021 terbaik pertama dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

    Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani sangat bersyukur atas prestasi yang diraih Banyuwangi hingga mampu mempertahankan predikat sebagai JDIHN Terbaik Nasional. Menurutnya, prestasi ini tentu menjadi penyemangat untuk terus berinovasi, khususnya dalam layanan informasi hukum. Dirinya berharap, semoga kedepan inovasi dan kreativitas terus tumbuh agar Banyuwangi semakin baik.

    Pada tahun ini, Banyuwangi meraih peringkat pertama anggota JDIHN terbaik se Indonesia untuk tingkat kabupaten. Dengan demikian, dua tahun berturut-turut Banyuwangi meraih JDIHN Terbaik, setelah pada 2020 berhasil meraih prestasi serupa.

    Penghargaan JDIH adalah penghargaan kepada daerah yang dianggap mampu memberikan informasi produk hukum yang dikeluarkan daerah kepada publik secara online. Sehingga masyarakat bisa dengan mudah bisa mengakses informasi tersebut. Penghargaan kali ini diserahkan langsung Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi Mujiono di Jakarta.

    Mujiono menyatakan, penghargaan ini berhasil diraih lantaran berbagai inovasi yang diluncurkan JDIH Banyuwangi. Misalnya, Banyuwangi memiliki perpustakaan hukum digital yang memudahkan masyarakat mengakses informasi produk hukum, membuat pojok JDIH hingga di desa-desa, hingga berkolaborasi bersama sejumlah instansi terkait. Di antaranya, Pengadilan Negeri, Polresta Banyuwangi, dan sejumlah perguruan tinggi.

    "Banyak proses dalam penyelenggaraan JDIH ini dinilai inovatif oleh tim penilai, dan belum dilakukan oleh daerah lain. Misalnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam layanan informasi produk hukum, " kata Mujiono.

    Black Coffee
    market.biz.id Black Coffee
    18% Rp 4.500
    Beli sekarang!

    Mujiono menegaskan, ke depan Banyuwangi akan terus mendorong inovasi terkait layanan informasi produk hukum ini. "Karena data JDIH yang terintegrasi dalam portal akan menjadi khazanah digital dokumen hukum Indonesia dan menjadi salah satu sarana yang efektif dalam mewujudkan masyarakat cerdas hukum di tanah air, " pungkasnya. (HR)

    Hariyono SH

    Hariyono SH

    Artikel Sebelumnya

    Peringati Hari Disabilitas, Puslatpurmar...

    Artikel Berikutnya

    Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Gubernur Jatim...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 175

    Postingan Tahun ini: 3191

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 129

    Postingan Tahun ini: 2338

    Registered: May 25, 2021

    Siswandi

    Siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 68

    Postingan Tahun ini: 883

    Registered: Jul 11, 2020

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 65

    Postingan Tahun ini: 601

    Registered: Jul 9, 2020

    Profle

    Narsono Son verified

    Peserta Diklat PK Angkatan XLVII Lakukan Pelatihan Terkait Penetapan Angka Kredit dan DUPAK
    Bapas Nusakambangan Terima Dua Klien Asimilasi Wajib Lapor
    Berjuang Jadi Pejabat Keimigrasian, 7 ASN Kemenkumham Jateng Ikuti Ujian Tertulis
    Polda Banten Tetapkan Dua Tersangka Dugaan Pemalsuan Surat Muscab PPP Pandeglang

    Rekomendasi

    Beri Apresiasi Kinerja Polri,Komisi III DPR RI : Kapolri Tidak Menciderai Hati Nurani Masyarakat
    Inovasi Mahasiswa UNAIR Buat Artificial Meniskus
    FS Tersangka, Kapolri Lulus Ujian Terberat
    Bantu Sejahterakan Ekonomi Warga, Tim PKM-PM Psikologi UNAIR Lolos Pendanaan
    Kasus Perundungan di Tasikmalaya, Pakar UNAIR: Peran Lingkungan Korban Alami Trauma Hingga Gangguan Fisik

    Ikuti Kami